PWI Kabupaten Tangerang Gelar Konferensi Kerja, Sangki : Ingatkan Wartawan Wajib Berkarya

0
105

BANDUNG–Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang menggelar konferensi kerja di Bandung, Kamis (2/12/2021). Dalam konferensi tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk dijalankan dalam kepengurusan.

Konferensi kerja PWI dan diskusi mengusung tema ‘Peran Perusahaan daerah (perseroda dan BUMD) dalam pembangunan di Kabupaten Tangerang’. Kegiatan tersebut berlangsung sejak 2 – 4 Desember 2021.

Ketua Pelaksana Konferensi Kerja PWI Kabupaten Tangerang, Sarifudin mengatakan dalam konferensi tersebut diikuti 90 persen Anggota yang tergabung di PWI Kabupaten Tangerang. Selain itu, terdapat beberapa pembahasan yang penting dalam agenda ini.

“Dari 50 orang anggota yang tercatat di PWI Kabupaten Tangerang, Alhamdulilah hadir 90 persen,” ujarnya dalam laporannya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Sangki Wahyudin menambahkan, dalam konferensi kerja ini menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk dilaksanakan dalam kepengurusan periode ini.

“Mudah-mudahan apa yg diamatakn teman-teman wujud karya nyata bukan hanya pengurus tapi kita sekalian,” kata Sangki.

“Artinya apa yang menjadi PWI Kabupaten Tangerang bukan kerja pengurus, tapi kerja bersama-sama anggota,” tambahnya.

Menurutnya, keberhasilan PWI Kabupaten Tangerang kedepannya, terlebih hari ini merupakan keberhasilan bersama, mulai dari pengurus dan anggota.

“Jadi keberhasilan bukan untuk Ketua PWI Kabupaten Tangerang, tapi merupakan program kerja kita bersama. Sama-sama berkerja, sama berkarya,” ungkapnya.

Ia pun menyinggung tentang karya jurnalistik. “Saya selalu mengingatkan para wartawan tergabung di PWI untuk selalu berkarya. Tidak boleh ada lagi wartawan tidak berkarya. Lebih baik, saya memiliki anggota sedikit tapi mereka punya kualitas bahwa dia (wartawan) orang yang profesional dalam bidang kewartawanan daripada banyak, namun tidak memiliki kemampuan dan karya jurnalistik. Sehingga, keberadaannya (anggota -red) hanya numpang nama dan menakut-nakuti narasumber saja,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here